WhatsApp

AC Berisik Saat Menyala? Kenali Penyebabnya

ac berisik saat menyala

AC yang mengeluarkan suara saat menyala sering membuat penghuni rumah atau kantor merasa khawatir. Suara dengung, getaran, bunyi berisik seperti kipas bergesekan, tetesan air, hingga suara keras dari unit outdoor dapat mengganggu kenyamanan. Dalam beberapa kondisi, suara tersebut memang masih tergolong normal. Namun, ada juga bunyi yang menjadi tanda bahwa AC memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Penting untuk memahami bahwa setiap jenis suara dapat mengarah pada penyebab yang berbeda. Misalnya, suara hembusan angin yang lebih kuat mungkin berkaitan dengan filter kotor, sementara bunyi bergetar dari outdoor bisa terjadi karena dudukan unit kurang stabil. Karena itu, jangan langsung mengabaikan AC berisik, terutama apabila suara semakin keras, muncul terus-menerus, atau diikuti dengan AC yang tidak lagi dingin.

Berikut beberapa penyebab AC berisik saat menyala yang perlu Anda kenali.

Suara Hembusan Angin Terlalu Keras

Suara angin dari AC sebenarnya wajar terdengar ketika unit mulai bekerja, terutama jika pengaturan fan berada pada kecepatan tinggi. Namun, apabila suara aliran udara terdengar jauh lebih keras dari biasanya, kemungkinan ada gangguan pada jalur sirkulasi udara.

Salah satu penyebab yang cukup umum adalah filter AC yang dipenuhi debu. Filter kotor membuat aliran udara tidak lancar sehingga blower perlu bekerja lebih berat untuk mengalirkan udara ke dalam ruangan. Kondisi ini dapat membuat suara hembusan menjadi lebih kasar atau lebih bising.

Filter juga bisa menimbulkan suara apabila pemasangannya tidak tepat setelah dibersihkan. Posisi filter yang kurang rapat dapat menimbulkan getaran kecil ketika AC menyala.

Langkah awal yang dapat dilakukan adalah mematikan AC, membuka panel indoor, lalu memeriksa kondisi filter. Bersihkan filter dengan air bersih dan pastikan sudah benar-benar kering sebelum dipasang kembali. Filter yang penuh debu memang dapat menyebabkan suara AC menjadi lebih keras sekaligus menurunkan kemampuan pendinginannya.

Blower Indoor Kotor atau Tidak Seimbang

Blower merupakan komponen berbentuk silinder di dalam unit indoor yang berfungsi mendorong udara dingin ke seluruh ruangan. Ketika blower tertutup debu, kotoran dapat menumpuk tidak merata pada bagian kipas. Kondisi tersebut membuat putaran blower menjadi tidak seimbang dan memunculkan suara bergetar, mendengung, atau seperti ada benda yang bergesekan.

Pada AC yang sudah lama digunakan tanpa pembersihan menyeluruh, kotoran pada blower sering kali lebih tebal daripada yang terlihat dari luar. Membersihkan filter saja belum tentu cukup karena sumber suara bisa berasal dari bagian dalam unit yang sulit dijangkau.

Bunyi berulang seperti kipas membentur panel indoor juga dapat menandakan bahwa kipas menyentuh bodi unit. Kondisi seperti ini sebaiknya diperiksa oleh teknisi karena membutuhkan pengecekan komponen dan posisi blower secara lebih detail.

Baut atau Panel Indoor Mengendur

AC yang bergetar saat menyala dapat terjadi karena baut pada unit indoor, cover, atau dudukan bracket tidak lagi kencang. Getaran kecil dari motor dan kipas akan semakin terasa apabila ada bagian yang longgar.

Biasanya, suara yang muncul berupa bunyi “krek-krek”, getaran halus, atau panel yang bergetar ketika AC mulai bekerja. Suaranya dapat lebih terdengar saat malam hari karena kondisi ruangan lebih tenang.

Anda bisa memeriksa bagian luar unit indoor untuk melihat apakah cover terpasang dengan benar. Namun, hindari membongkar bagian dalam AC sendiri apabila tidak memahami posisi komponen. Kesalahan saat membuka casing dapat menyebabkan klip panel patah atau kabel terganggu.

Untuk mengurangi risiko masalah seperti ini, pastikan pemasangan AC dilakukan dengan bracket yang kokoh dan sesuai dengan kondisi dinding. Pemasangan yang rapi membantu unit bekerja lebih stabil dan mengurangi getaran berlebih.

Unit Outdoor Tidak Stabil

Jika suara berisik lebih dominan berasal dari luar rumah atau area tempat outdoor dipasang, penyebabnya bisa berkaitan dengan dudukan unit outdoor. Outdoor AC memiliki kompresor dan kipas yang bekerja dengan putaran cukup kuat. Apabila dudukan besi longgar, permukaan tempat unit diletakkan tidak rata, atau baut bracket mulai berkarat, getaran dari kompresor dapat menimbulkan suara berisik.

Suara yang muncul sering kali berupa dengungan keras, getaran, atau bunyi beradu dengan dinding maupun rangka dudukan. Dalam kondisi tertentu, pipa pada outdoor juga dapat menyentuh bodi unit sehingga menghasilkan bunyi seperti getaran atau gesekan saat kompresor bekerja.

Produsen AC juga mencatat bahwa posisi outdoor yang tidak rata, kipas yang menyentuh panel, pipa yang mengenai komponen lain, maupun dudukan yang tidak sejajar dapat menimbulkan bunyi abnormal dan perlu diperiksa.

Jangan membiarkan outdoor terus bergetar dalam jangka panjang. Selain mengganggu kenyamanan, getaran yang terlalu kuat bisa membuat baut semakin longgar dan meningkatkan risiko gangguan pada instalasi.

Ada Benda Asing di Kipas Outdoor

Outdoor AC biasanya dipasang di area terbuka sehingga lebih mudah terkena daun kering, debu tebal, ranting kecil, plastik, serangga, atau benda lain yang terbawa angin. Jika ada benda yang masuk ke area kipas outdoor, suara yang muncul bisa terdengar seperti beradu, berputar tidak normal, atau bergetar cepat.

Masalah ini juga dapat terjadi apabila kisi-kisi outdoor terlalu dekat dengan benda lain, misalnya rak, pagar, dinding, atau material bangunan. Saat kipas dan kompresor beroperasi, getaran unit dapat diperkuat oleh benda-benda di sekitarnya.

Pemeriksaan visual pada bagian luar outdoor dapat dilakukan dengan aman saat AC dimatikan. Namun, jangan memasukkan tangan ke area kipas atau membongkar penutup unit tanpa keahlian teknis. Pastikan area sekitar outdoor tetap memiliki ruang yang cukup agar sirkulasi udara tidak terganggu.

Bunyi Dengung dari Kompresor

Bunyi dengung dari outdoor kadang merupakan bagian normal dari proses kerja AC, khususnya pada AC inverter. Pada sistem inverter, kecepatan kompresor dapat berubah menyesuaikan kebutuhan pendinginan dan suhu ruangan. Perubahan tersebut bisa menghasilkan suara dengung dengan volume yang berbeda-beda.

Namun, Anda perlu lebih waspada jika suara dengung berubah menjadi sangat keras, terdengar tidak biasa, atau disertai AC yang kurang dingin. Bunyi bernada tinggi, berdecit, atau seperti suara mesin yang dipaksa bekerja dapat berkaitan dengan kompresor, motor, maupun komponen lain pada outdoor.

Pada kondisi seperti ini, sebaiknya jangan memaksa AC terus beroperasi dalam waktu lama. Matikan unit dan hubungi teknisi untuk pemeriksaan agar sumber masalah dapat diketahui dengan lebih akurat.

Suara Seperti Air Mengalir atau Menetes

AC menghasilkan air kondensasi selama proses pendinginan. Karena itu, suara seperti tetesan air atau aliran kecil kadang dapat terdengar dari unit indoor maupun pipa drainase.

Akan tetapi, apabila suara air mengalir cukup keras, muncul bersamaan dengan air menetes dari indoor, atau menimbulkan bau lembap, kemungkinan saluran pembuangan mengalami penyumbatan. Debu, lendir, dan jamur dapat menghambat aliran air sehingga air menggenang di dalam unit.

Saluran drainase yang tersumbat perlu dibersihkan agar air dapat kembali mengalir dengan lancar. Jangan hanya menampung air tetesan tanpa menangani penyebabnya karena masalah dapat terus berulang dan berisiko merusak area di sekitar AC.

Bau Gosong dan Bunyi Listrik

Suara berdengung yang disertai bau gosong, aroma kabel terbakar, atau suara letupan kecil perlu ditangani dengan serius. Kondisi ini bisa berkaitan dengan masalah kelistrikan, seperti kabel yang bermasalah, komponen elektronik panas, atau gangguan pada kapasitor.

Jika tanda tersebut muncul, segera matikan AC dan hentikan penggunaan unit. Jangan mencoba menyalakan kembali AC berulang kali untuk memastikan bunyinya hilang. Pemeriksaan oleh teknisi diperlukan agar masalah tidak berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar.

Kapan Harus Menghubungi Teknisi?

AC berisik tidak selalu berarti unit rusak berat. Namun, pemeriksaan profesional perlu dilakukan apabila suara semakin keras, muncul terus-menerus, mengganggu kenyamanan, disertai AC tidak dingin, terjadi kebocoran air, atau muncul bau gosong.

Perawatan rutin, pembersihan filter, pengecekan bracket, serta menjaga area outdoor tetap bersih dapat membantu mengurangi risiko suara berisik. Sementara itu, masalah pada blower, kompresor, motor, pipa, dan kelistrikan sebaiknya tidak ditangani sendiri tanpa pengalaman teknis.

Pilih Sistem AC yang Tepat Bersama Era Teknik

Selain perawatan, pemilihan produk dan pemasangan AC yang tepat juga berperan penting dalam menjaga kenyamanan jangka panjang. Kapasitas AC yang sesuai, jenis unit yang tepat, serta instalasi yang rapi dapat membantu mengurangi risiko getaran, suara berisik, dan performa pendinginan yang tidak optimal.

Era Teknik merupakan penyedia produk dan solusi pendingin udara yang telah berdiri sejak Maret 2003. Era Teknik menyediakan berbagai pilihan AC dari merek seperti Daikin, Gree, Panasonic, Samsung, LG, Mitsubishi, Midea, York, Changhong, dan Polytron, serta layanan pemasangan untuk AC split wall, cassette, ducting, dan sistem VRV.

Bagi Anda yang sedang membutuhkan AC untuk rumah, kantor, toko, restoran, maupun proyek komersial, Era Teknik dapat menjadi pilihan untuk memperoleh solusi pendingin udara yang sesuai dengan kebutuhan ruangan dan sistem instalasi yang direncanakan.