Air Conditioner (AC) atau pendingin ruangan biasanya memiliki beberapa pilihan mode sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Mode dry AC adalah fitur yang dirancang untuk mengurangi kelembapan udara di dalam ruangan tanpa menurunkan suhu secara signifikan. Mode Dry pada AC adalah fitur dehumidifikasi untuk mengurangi kelembapan udara tanpa menurunkan suhu secara drastis, ideal saat cuaca lembap atau musim hujan.
Bekerja dengan menyerap uap air dari udara sehingga ruangan terasa lebih segar dan tidak pengap, serta lebih hemat energi dibanding mode Cool dengan menghilangkan uap air dari udara sehingga kadar kelembapan menjadi lebih rendah, tetapi suhu ruangan tetap terasa nyaman, tidak terlalu dingin seperti pada mode pendingin biasa.
Fungsi Utama Mode Dry
- Mengurangi Kelembapan: Menyerap uap air berlebih dari udara, menghilangkan rasa gerah dan pengap.
- Menjaga Kenyamanan: Membuat ruangan terasa lebih nyaman dan segar tanpa membuat terlalu dingin.
- Hemat Energi: Lebih hemat listrik karena kompresor tidak bekerja terus-menerus.
- Mencegah Jamur: Mengurangi kelembapan tinggi yang bisa memicu pertumbuhan jamur dan bau tidak sedap.
Kapan Menggunakan Mode Dry?
- Saat musim hujan atau cuaca lembab.
- Ketika ruangan terasa lembab tapi tidak terlalu panas.
- Untuk menjaga kualitas udara dan mencegah kerusakan furnitur akibat lembab.
Catatan
- Hindari penggunaan terus-menerus pada cuaca sangat kering, karena bisa membuat kulit kering dan dehidrasi. Udara yang terlalu kering akibat penggunaan mode dry pada AC juga dapat menimbulkan masalah pada saluran pernapasan.
AC sangat diperlukan bagi masyarakat Indonesia, akan tetapi harus di iringi edukasi terhadap penggunaan AC itu sendiri.








